RAPAT PENYELESAIAN, TINDAK LANJUT TEMUAN TIM AUDIT ITJEN

RAPAT PENYELESAIAN, TINDAK LANJUT TEMUAN TIM AUDIT ITJEN

Jumat, 19 Oktober 2018 – 14:30:28 WIB » Diposting oleh : » Hits : 51 » Sekjen

Inmas Mamuju. Menindaklanjuti hasil temuan audit kinerja ITJEN Kemenag RI,  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju menyelenggarakan rapat di aula kantor kemenag Mamuju. Dihadiri Jajaran Kepala Seksi, para Kepala KUA dan Kepala Madrasah lingkup Kemenag Mamuju, serta ASN yang nama-namanya terdapat pada hasil temuan tim auditor. Selasa (16/10).
Dalam arahannya Ka.kankemenag H. Syamsuhri Halim  , didampingi Kasubag TU H. Adhar, menyampaikan  rapat ini dilaksanakan guna menyikapi temuan hasil audit dan untuk dengan segera dilakukan penyelesaian. Karena Penyelesaian tindak lanjut hasil temuan ini menjadi penting dalam langkah strategis untuk meningkatkan reformasi birokrasi di Kemenag Mamuju. 
“temuan yang dimaksud sehubungan Disiplin ASN terkait PP 53  Tahun 2010 pada ASN di KUA, Madrasah lingkup kerja Kemenag Mamuju. kaitan dengan temuan administrasi tentang ketidakhadiran  ASN di hari kerja. Dengan tindak lanjut berupa sanksi sanksi atau penjatuhan hukuman/punishment kepada ASN yang bersangkutan. Ujar Syamsuhri 
Sementara itu diungkapkan Kasubag TU H. Adhar” sesuai temuan tim audit  terdapat 42 ASN terkait kedisiplinan akan dijatuhkan hukuman ;ada hukuman berat,ringan,. punishment berupa penundaan kenaikan pangkat, KGB dll sesuai tertuang pada PP 53 th 2010.  Ungkapnya Lanjut Kasubag TU menerangkan  bahwa Progress  penyelesaian tindak lanjut temuan  akan berproses sesuai aturan. Olehnya kepada ASN  yang dijatuhi hukuman disiplin,  dan juga kepada pejabat agar lebih administratif perihal ketidakhadiran ASN nya dalam hal izin,sakit ataupun cuti, dengan memperhatikan segala dokumen-dokumen pendukungnya.
Mengakhiri  rapat, Ka.Kankemenag melontarkan harapannya,  semoga ini  merupakan langkah, sebagai upaya penyelesaian tindak lanjut temuan agar tidak kembali mengulangi kesalahan-kesalahan yang menjadi penyebab temuan.  dan wajib menjadikan hal tersebut sebagai pelajaran. Jangan diulangi kembali!” tegas Syamsuhri