Pengukuhan Pengurus Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Mamuju

Ketua BWI Bahtiar Mengukuhkan Pengurus BWI Kabupaten Mamuju Masa Bhakti 2018-2021

Mamuju (Humas Kemenag Mamuju). Bertempat di aula kantor kementerian Agama Kabupaten Mamuju, Selasa (07/07). Pengurus Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Mamuju 2018 s/d 2021 resmi dikukuhkan oleh Ketua BWI prov. Sulbar Bahtiar.

Kegiatan dirangkai dengan Sosialisasi Sertifikasi Tanah Wakaf dan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan Cegah Covid-19. Seluruh peserta yang hadir wajib menggunakan masker dan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh juga penggunaan hand sanitizer. Serta penerapan physical distancing dengan pemberian jarak pada kursi masing-masing peserta.

Hadir dalam acara pengukuhan Ka.Kanwil Kemenag prov. Sulbar Muflih BF, Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Misbahuddin, Ka.kanwil BPN prov. Sulbar beserta jajarannya, Ka.Kankemenag Mamuju Syamsuhri Halim, Ketua BWI kab.Mamuju Muhammad Daud Yahya, Ketua MUI kab.Mamuju KH. Namru Asdar, Penyelenggara Syariah Firman dan seluruh Ka.KUA Se-kabupaten Mamuju. Serta para undangan lainnya

Dalam sambutannya usai mengukuhkan, Bahtiar menyatakan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru saja dikukuhkan, lanjut ia paparkan, tugas BWI adalah mensosialisasikan mengenai perwakafan,  ini tertuang pada UU no 41 th 2004 atau pada PP 42 th 2006. Yang sampai saat ini Undang-undang tersebut belum pernah mengalami revisi.

“Jujur, Literasi masyarakat terkait wakaf masih kurang dan terkait administasinya masih belum tertib” ungkap Ketua BWI

Tugas kita, mensosialisasikan wakaf dan memberikan edukasi mengenai wakaf kepada masyarakat dan proaktif dalam  menertibkan administrasi tanah tanah wakaf. ” kedepan tantangan berat, Semoga para pengurus mampu lebih optimal melaksanakan tugasnya” pinta Bahtiar

Selanjutnya, Ka.Kanwil Kemenag Muflih BF dalam sambutannya, menyampaikan apresiasinya atas suksesnya pelaksanaan pengukuhan hari ini. “Semoga menjadi momentum awal membangun perwakafan di prov. Sulbar, utamanya Kabupaten Mamuju”. terangnya

“kalau wakaf dikelola dengan baik, maka insya Allah laju pertumbuhan ekonomi umat islam pasti semakin baik. Tambah Muflih

Untuk mewujudkan hal tersebut, ia akui tidak gampang, hal ini memerlukan sinergitas seluruh pihak, baik itu lintas sektoral dan harus seirama. bukan hanya para pengurus BWI yang bekerja, melainkan dari seluruh pihak. Olehnya Ka.Kanwil berharap kepada Ka.Kankemenag, Penyelenggara Syariah, kepala Kua dan para tokoh Agama dapat mendukung, membantu para pengurus memajukan perwakafan.

Sementara itu, Ka.Kankemenag Kab. Mamuju Syamsuhri Halim saat diwawancarai Humas Kemenag Mamuju mengungkapkan, jika wakaf dikelola dengan baik maka akan sangat menunjang pembangunan, baik di bidang ekonomi, agama, sosial, budaya, politik maupun pertahanan keamanan. Di berbagai negara yang perwakafannya sudah berkembang dengan baik, wakaf merupakan salah satu pilar ekonomi yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

“Wakaf ini sesungguhnya adalah aset umat muslim, olehnya ia berharap kepada para pengurus untuk bekerja Ikhlas, Bekerja adalah Ibadah, semoga segala pekerjaan kita bernilai ibadah oleh Allah SWT, dan mendatangkan kebahagiaan pada diri masing-masing, khususnya masyarakat banyak”. Tutur Syamsuhri diakhir sambutannya saat di wawancarai Humas Kemenag Mamuju usai pengukuhan. (Zly)