PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH PEJABAT ESELON IV-a, IV-b

Inmas (Mamuju) Fenomena pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat struktural  Eselon IV  Kemenag Mamuju berjalan dengan baik, aman dan tertib , 6 pejabat esolon IV,  terdiri dari 5 orang kepala seksi dan 1 orang JFT telah dipindah tugaskan dari jabatan  lama kejabatan yang baru , mutasi dilaksanakan sebagai hasil paperjaka sesuai dengan kebutuhan organisasi.  Pelantikan dan pengambilan  sumpah oleh Ka. Kankemenag Mamuju H. Syamsuhri, merupakan kegiatan pertama sebagai kepala kantor yang baru Kemenag Mamuju  sejak September 2017
Adapun Pejabat structural yang dilantik dan diambil sumpahnya: 1. H. Burhanuddin dengan jabatan lama Ka. Subag TU pindah ke jabatan baru sebagai Kasi PD. Pontren, 2. Adhar jabatan lama Kasi Madrasah ke jabatan baru Ka. Subag TU merupakan jabatan yang  dua kali dijabat, 3. ABD. Majid jabatan lama Kasi PD. Pontren ke jabatan baru Kasi Madrasah, 4. Juraeri Thahir jabatan lama Kasi PAIS pindah ke jabatan baru sebagai Kasi PHU, 5. Andi Syahrul jabatan lama  Kasi PHU ke jabatan baru Kasi Pais, 6 Mahmud dengan jabatan baru sebagai kepala KUA Bala-balakang. Pelantikan Selasa 30 Januari 2018
Ka. Kankemenag Mamuju menyampaikan bahwa sesungguhnya jabatan itu  adalah “Amanah”, Kesuksesan seorang pemangku jabatan ketika ia mampu memamfaatkan seluruh potensi yang ada, dan keberhasilannya ada pada  bawahan. Untuk itu  diharapkan sorang pejabat senantiasa menjadi motivator dan katalisator, menjadi pembimbing dan pengarah dalam melaksanakan tugas agar tercipta soldaritas tim yang baik, Kata H.S yamsuhri
Menduduki jabatan yang baru, kepala seksi harus mendalami terkait aturan perundang-undangan, baik aturan secara umum maupun aturan terkait dengan seksinya masing-masing , karena setiap seksi memiliki aturan dan kita  bekerja sesuai dengan aturan.  lanjut ia sampaikan kepala seksi  yang dinamis dan cerdas, ia harus berfikir secara proyektif,  dan harus mampu mengembangkan kegiatan yang ada dalam dipa agar menjadi sebuah kegiatan yang proyektif.
Secara birokratif seorang pimpinan harus melakukan 3 proses yaitu: “melakukan perencanaan , melaksanakan kegiatan , dan mendapatkan hasil kinerja yang baik. Ketiga hal tersebut  memiliki aturan  dan tingkat pengembangannya  tergantung dari hasil diskusi  antara pimpinan dengan bawahan. Harap H. Syamsuhri
Di akhir sambutan  ia sampaikan bahwa Ka. Subag TU  secara struktural ia Eselon IV ,dari segi kerumah tanggaan ia sebagai isteri kepala kantor, dan keberhasilan sorang istri kepala kantor jika ia mampu menanggapi aspirasi setiap orang dan melayani semua orang yang ada dalam organisasi tanpa membedakan satu sama lain, dan sebuah kegagalan seorang TU jika ada yang merasa terlayani dan ada merasa dilayani. Tutur kepala kantor
H. Syamsuhri, “jadilah pemimpin yang amanah tanpa mengedepankan sipat otoritas, keberhasilan seorang pimpinan ada pada bawahan“ Motto  Kemenag Mamuju jaya dalam program.
Mamuju(dr)