LOMBA PENYULUH TELADAN TK PROVINSI

Tidak ada komentar 377 views

Inmas (Mamuju) Pelaksanaan Penyuluh Teladan yang dihadiri masing-masing utusan 1 orang terdiri  dari 6 Kabupaten; Kab. Mamuju, Kab. Mamuju Tengah (Mateng(, Kab. Mamuju Utara (Matra), Kab. Majene, Kab. Mamasa, dan Kab. Polewali Mandar yang tidak sempat hadir dalam kompetisi seleksi, Kegiatan tersebut diselenggarakan di Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulbar, Senin, 10/7/2017, di buka secara resmi oleh Kepala Bidang Bimas Islam dan selaku PLH Ka. Kankemenag Mamuju Dr.H. Misbahuddin, S.Ag. M.Si
Seleksi Penyuluh Agama Islam tingkat Prov.Sulbar, harus memenuhi beberapa kriteria, yakni memiliki kecakapan dalam ceramah, Baca tulis Al-Qur an, Kitab Kuning, penguasaan Fikhi Iaslam, Dan Kemampuan dalam membentuk Majelis Taklim, TPA/TPQ, serta memiliki Profil. dalam Hal ini Kemenag Mamuju diwakili oleh Nurheda dari 32 penyuluh fungsional berhasil masuk seleksi tingkat Privinsi sebagai persiapan ke even tingkat nasional mendatang
H. Misbahuddin, Format kegiatan seleksi penyuluh teladan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena tim yuri yang berkunjung ke Kabupaten, dan untuk tahun ini 2017 peserta yang diundang ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulbar untuk mengikuti seleksi. ucapnya
Kemudian Ia sampaikan, seleksi yang dilakukan bukan hanya bertujuan memcari juara tetapi sebagai ajang evaluasi kinerja bagi para penyuluh, baik dalam kemampuan administrasi, akademik, serta kemampuan melaksanakan tugas-tugas dalam masyarakat. karena apa gunanya hebat dalam administrasi tetapi tidak cakap dalam pengetahuan tentang agama islam, dan apa gunanya memiliki pengetahuan tetapi tidak disebarkan kepada masyarakat yang ada disekitar kita. ke Tiga aspek pokok inilah yang dinilai terhadap penyuluh agama islam. Tutur seorang Doktor yang memengang dua amanah sebagai Kabid prov dan PLH Ka.Kankemenag Kab.
Diakhir kalimat ia berpesan, semoga yang juara betul-betul dapat mewakili Sulawei Barat pada even TK Nasional, dengan harapan prestasi yang sudah diraih dapat ditingkatkan, setidaknya dapat dipertahankan apa yang sudah dimiliki. Olehnya itu untuk tahun mendatang, kegiatan ini satu tahun sebelumnya sudah diprogramkan dengan melakukan pembinaan mulai dari tingkat kanwil dan Kabupaten, kata H. Misbahuddin.
Kemenag Mamuju, 10/6/2017 (drm)