KEMENAG MAMUJU GELAR PORSENI SAMBUT HAB KE 72

Tidak ada komentar 144 views

Inmas (Mamuju), Rabu, 3 Januari 2018 mendatang  Kementerian Agama   berumur 72 tahun,  hari ini Selasa, 19 Desember 2017 Kemenag Mamuju gelar Upacara pembukaan porseni dalam rangka meyambut hari besar Kemeterian Agama  dibuka langsung oleh Bupati Mamuju  Habsi Wahid.
Hadir Wakil Bupati Iwan Pababari pemerintah daerah TK II Kab. Mamuju, Ka. Kanwil kemenag Prov. Sulbar H. Muhdin,  Ka. Kankemenag Kab. Mamuju H. Syamsuhri Halim, para pejabat Kanwil Kemenag  Prov.Sulbar, Ketua Dharma Wanita Kanwil Kemenag Prov. Sulabar dan  Sponsor dari Bank Syari’ah Mandiri, Bank BRI dan Bank Muamalat, dan ribuan peserta  Deville  dari guru / PAI,  siswa Madrasah MA, MTs dan MIN , dilapangan Ahmad kirang, dengan aura seragam yang berwarna warni
HAB Ke 72 selain dimeriahkan   berbagai lomba olah raga dan seni, juga ikut dilombakan MC, Peragaan 5 Nilai Budaya kerja Kemeterian Agama RI, Pembacaan UUD1945, dan juga ikut sukseskan  kegiatan Mamuju Mapaccing ditempat-tempat ibadah dan Gereja.  
Bupati Mamuju Habsi Wahid, mengapresiasi porseni yang dilaksanakan Kemenag Mamuju,“Saya dan wakil bupati Mamuju sangat menyenangi  berwarna warni. Walaupun berwarna-warni, tetapi berada dalam satu bingkai Negara Indonesia. Dengan corak ini kami pemda Mamuju dapat membangun bersama selama dua tahun” tutur Habsi.
Lanjut Habsi, kebersamaan dalam membangun tidak akan terwujud tanpa harmonisasi dalam kehidupan masyarakat.  Dia menilai, keberagaman itu ketika saling menghormati dan saling mencintai.
Momentum ini bupati mengharapkan , dapat melahirkan atlet- atlet yang mampu memberikan sumbangsi baik olah raga dan seni tingkat Kabupaten maupun Provinsi, bahkan  tingkat nasional, “Porseni ini senapas dengan visi misi pemkab Mamuju dengan niat ingin memajukan mamuju yang sejahtera, yang ramah” ujar Habsi
Kakanwil  Kemenag Sulbar H. Muhdin pada saat acara pembukaan porseni  perayaan HAB ini dilaksanakan  di setiap kabupaten. Dan Mamuju adalah kabupaten ketiga gelar acara pembukaan Porseni HAB,  dengan penampilan peserta yang menggunakan seragam berwarna-warni.
“Pakaian berwarna-warni adalah ciri khas kementerian agama, karena di dalam kementerian agama  terdapat beberapa agama yang berbeda tetapi mempunyai satu tujuan yang sama” ungkapnya.
Dari pakaian berwarna warni itu, lanjut H.Muhdin, telah menunjukkan bahwa  perbedaan itu tidak menjadi masalah, sebab dengan perbedaan akan mendatangkan suatu keindahan dan kenyamanan. Terpenting pesan H. Muhdin, dalam perbedaan itu tetap menjaga kebersamaan.
Mamuju (dr)