Kemenag Mamuju Gelar FGD Silaturrahim Antar Lembaga Keagamaan (SALAM)

Mamuju (Inmas Kemenag Mamuju).– Dalam rangka menyatukan pemahaman lembaga keagamaan mengenai pentingnya mewujudkan kerukunan umat beragama, dan menjadi momentum sekaligus wadah untuk merumuskan langkah langkah strategis dalam mewujudkan kerukunan umat beragama kabupaten Mamuju. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Silaturrahim antar lembaga Keagaamaan (SALAM). Kamis (7/11)

Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, dilanjutkan dengan Pembacaan ayat suci Al Quran oleh qariah saudari Lisna Penyuluh Agama Islam Non PNS, dan pembacaan doa oleh KH. Namru Asdar Ketua MUI kab. Mamuju dan diakhiri pembacaan  laporan Ketua panitia pelaksana kegiatan Abdul Jalal, S.HI.

Kegiatan FGD yang merupakan kali pertama dilaksanakan tidak di Kantor Kemenag Mamuju, melainkan pada ruang aula KUA kecamatan Mamuju, berlangsung khidmat dan penuh antusias oleh seluruh peserta. Kegiatan berlangsung dari pukul 07.30 wita s/d 17.30 wita. Dihadiri 60 orang peserta kegiatan yang merupakan ASN kemenag Mamuju dan perwakilan hampir seluruh elemen lembaga keagamaan/tokoh agama. Hadir sebagai Narasumber kegiatan antara lain ; Dr. H. Muflih BF, MM (Ka.Kanwil Kemenag Prop. Sulawesi Barat), Dr. H. Syamsuhri Halim M.Pd (Ka.Kankemenag Kab. mamuju) , Drs. H. Muhammad Daud Yahya (Ketua FKUB Kab. Mamuju), H. Adhar S.Ag.,M.SI (Kasubbag TU Kemenag Kab. Mamuju).

Mengawali sambutannya buka kegiatan secara resmi, yang dalam hal ini mewakili kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju  yang tidak sempat hadir membuka kegiatan pagi ini, Ia mengatakan, “Kepala Kantor  sedang dalam perjalanan ke Mamuju usai menghadiri kegiatan yang sama pentingnya sehingga tidak dapat hadir membuka kegiatan. Insya Allah beliau akan hadir ditengah-tengah kita siang ini dan akan membawakan materinya”.

Dalam arahannya Adhar menyampaikan, Dari seluruh Propinsi di Indonesia secara nasional, Sulawesi Barat adalah salah satu dari tiga propinsi yang dianugerahkan Harmony award, yakni penghargaan atas sumbangsih dan kontribusi dalam pembangunan kehidupan dan kerukunan umat beragama. Oleh Kementerian Agama bekerjasama dengan forum Kerukunan umat beragama. Ini membuktikan ketidaksia-siaan perjalanan Kita, Kementerian Agama selama ini  telah concern dan berusaha membantu Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Ia menambahkan, selain memberikan pemahaman moderasi, FGD ini juga sekaligus merupakan ajang silaturahmi dan membina komunikasi para tokoh lintas agama.

“Kegiatan FGD ini tidak sepenuhnya terpaku pada sesi materi, kegiatan juga diisi sesi tanya jawab sekaligus dialog” terangnya

Untuk itu Adhar mengharapkan, semoga kegiatan ini memberi dampak dan peluang besar, memperkuat KUB untuk dapat berperan aktif menciptakan suasana beragama yang semakin kondusif dan meredam benih-benih konflik yang bernuansa suku, agama, ras, dan antar golongan (sara) dalam mewujudkan kerukunan umat yang agamis di Kabupaten Mamuju. (Zly)