Kakanwil Buka Rakerda Kemenag Mamuju

Tidak ada komentar 578 views
Inmas (Mamuju)– Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju gelar  Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun Anggaran 2019 diikuti 30 peserta terdiri dari Kasubbag, Kepala Seksi dan Penyelenggara Kemenag Mamuju, Kepala KUA, Kepala Madrasah, JFU dan JFT yang diselenggarakan di Aula Kemenag, (31/01/2019)
Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Mamuju H. Syamsuhri Halim mengatakan bahwa kegiatan rakerda tahun ini dilakukan dengan inovasi baru untuk mengevaluasi program kerja tahun 2019 untuk menghasilkan pokok-pokok pikiran dan program kerja  yang baik dan optimal sebagai wujud internalisasi nilai dari lima budaya kerja melalui tiga tahapan. Pertama Pra Rakerda; Kedua, Focus Group Discussion (FGD);  Ketiga Rakerda.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat H. Muflih BF dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kemenag Mamuju yang senantiasa berinovasi dan berkreasi dalam membangun sinergitas untuk tercapainya tujuan atau cita-cita sesuai visi dan misi Kemenag.
Untuk mewujudkan cita-cita Kemenag maka ada 3 Mantra yang harus dilaksanakan dan disampaikan kepada seluruh ummat beragama :
 *Pertama*,  Kemenag harus bisa memahami moderasi beragama, dapat mengendalikan diri kejalan yang benar serta dapat menjaga keseimbangan hidup dalam berbangsa dan bernegara.
*Kedua*, Kebersamaan Ummat. Kita harus senantiasa menjaga kerukunan umat beragama dalam memelihara kesatuan dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sulbar telah meraih  *”Anugerah Harmony Aword 2018″*, pada peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke 73 dengan kategori *”Kehidupan beragama paling rukun”* ke II.
*Ketiga*, Integrasi Data. Tahun 2019 tahun sadar data, karena itu Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) harus senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik dalam memberikan informasi yang akurat dan terbaik.
Kegiatan ditahun 2019 harus senantiasa bisa terukur dan bermakna bagi masyarakat, disamping itu ada 5 point penilaian dalam audit kinerja program anggaran yang harus diperhatikan yaitu : Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Waktu, Tepat Guna dan Tepat Administrasi (Pelaporan), ungkap H. Muflih.