Hadiri Rapat Koordinasi Rutin Penyuluh, Ka.Kankemenag Himbau Penyuluh Agar Lebih Proaktif

Foto, Rasyid (Inmas)

Mamuju (Inmas). Ka.Kankemenag H. Syamsuhri Halim berikan arahannya pada rapat rutin bulanan Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju. Rabu (4/3/2020) di mesjid Al Ikhlas Kemenag Mamuju.

“Pertemuan ini dalam rangka menjalankan roda-roda organisasi, guna meningkatkan kualitas dalam melaksanakan program-program kerja agar  berjalan optimal untuk mencapai tujuan bersama.” tutur Syamsuhri 

Menurutnya, Keberhasilan suatu organisasi ataupun suatu program, sangat ditentukan oleh tingkat kualitas pertemuan, tentunya hal ini bergantung semangat kita, semangat berfikir, ketulusan hati, dalam memandang kegiatan ini adalah milik kita secara bersama-sama.

Dengan mempunyai rasa memiliki terhadap sesuatu (science of belonging) ,bisa menimbulkan cinta. Tanpa rasa cinta tidak akan ada kepemilikan. Ini akan membangun rasa psikologis dan berdampak pada prilaku seseorang untuk bertindak peduli,terikat, memiliki empati, hingga termotivasi memberdayakan dirinya.

Mengenai hal ini,Ka.Kankemenag meriwayatkan salah satu hadis yang mashur  ..”Barang siapa diantara seseorang yang secara sengaja meninggalkan kesibukan dunianya untuk bertemu pada suatu tempat dari rumah-rumah Allah SWT membahas perkara agama, maka Allah SWT akan menurunkan berkah dalam kehidupannya”.

Olehnya ia berharap kepada penyuluh, agar hadis ini perlu ditransformasikan untuk menggerakkan mesin kerja para penyuluh.

Lebih lanjut, Ka.Kankemenag menyampaikan, selain hal tersebut, penyuluh juga perlu menjaga hati dan amalan. “miliki hati untuk bekerja (energi spiritual)” kata dia. usaha dan amalan perlu dipadukan, mengerjakan pekerjaan tanpa melakukan pengamalan agama spiritual, otomatis itu akan membuat lesu.

“mari untuk memaknai tusi kita,. gaji pasti,tukin pasti, yang tidak pasti adalah bagaimana usaha kita memaknai pekerjaan kita agar berberkah”. Ungkap Syamsuhri

Hal terakhir Ka.kankemenag menyampaikan, pihaknya sangat berharap agar penyuluh dapat lebih terlibat dan pro aktif terkait pendidikan tpa dan tpq. Ini demi perbaikan karakter pendidikan anak,generasi masa depan bangsa menuju yang lebih baik.  (Zl1/Rsy)