H. Syamsuhri: Madrasah Ibarat Mutiara Yang Sedang Cemerlang

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju saat memberikan sambutan sekaligus Arahannya pada pertemuan Yang Dihadiri Seluruh Pimpinan Madrasah Penerima Dana BOS

Mamuju (Inmas Kemenag). Bertempat di ruang aula kantor Kemenag Mamuju. Kepala Kantor Kementerian agama Kabupaten Mamuju H. Syamsuhri Halim, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah H. Abd Majid, memberikan arahan dan sambutannya saat membuka resmi acara pertemuan, menghadirkan para pimpinan madrasah penerima dana Bantuan Operasional Sekolah (bos) di lingkungan Kemenag Kab. Mamuju, yang dilaksanakan Seksi Pendidikan Madrasah. Pertemuan dihadiri kurang lebih 50 Pimpinan Madrasah yang meliputi Madrasah Aliyah,Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Ibtidaiyah.  Rabu (27/02)

Membangun madrasah yang bermutu merupakan impian bagi setiap penyelenggara pendidikan juga masyarakat sebagai pengguna. Beragam atribut yang ada pada madrasah, seperti madrasah berlabel percontohan, madrasah model dan madrasah unggul, besar kaitannya dengan masalah mutu kualitas.

Hal serupa dikatakan Kepala Kantor, bahwa Madrasah ibarat mutiara yang sedang cemerlang. Dalam rangka menata madrasah yang unggul di masa akan datang. para kepala Madrasah demikian juga guru-guru madrasah diharapkan perlu mengembangkan pengetahuannya, memiliki referensi-referensi, membaca informasi dan aktualita dinamika perkembangan madrasah.

 

Lanjut menegaskan, dalam mewujudkan hal tersebut diperlukan usaha-usaha kita bersama,mencari referensi dengan mempelajari secara seksama. Ini adalah Tantangan kepala sekolah dalam mempertahankan madrasah sebagai lembaga pendidikan agama. “Saya kira semua kondisi madrasah pada dasarnya semua sama, ini semua tergantung leader’s competence  kepala madrasah”. ungkapnya

Hal-hal yg diperlukan agar madrasah berkembang yakni The leaders competence/kompetensi kepemimpinan, dua hal kompetensi yang perlu dimiliki kepalasekolah antara lain harus punya visi yg jelas dan  menjadi motivator dalam membangun visi sekolah/madrasah. hal selanjutnya adalah tim kerja, madrasah harus diatur dan dikelola secara bersama antara kepala madrasah dan guru-gurunya.

“Inilah hal-hal yang diperlukan untuk membangun madrasah. Madrasah yang dianggap berbudaya dan bermutu adalah madrasah yang mempunyai kultur mutu baik secara kelembagaan, memiliki cara pandang ingin selalu unggul dinilai dari seluruh aspek, memiliki pemimpin Madrasah dan para guru yang mampu menciptakan lingkungan madrasah yang mendukung untuk fastabiqhul khairat serta berkomitmen menciptakan budaya mutu madrasah, “jelasnya

“Mari kita semua berperan membangun mutu madrasah, madrasah yang kita cintai , Hebat dan Bermartabat”. harap H. Syamsuhri saat mengakhiri pada pertemuan yang dihadiri oleh kurang lebih 50 pimpinan madrasah wilayah kerja Kemenag Mamuju. (Zly)