H. SYAMSUHRI; JANGAN BERPIKIR APA YANG SUDAH DIMILIKI HARI INI TETAPI BERPIKIRLAH YANG BELUM DIMILIK

Inmas (Mamuju), Tugas dan fungsi KUA adalam memberi pelayanan dan bimbingan kepada masyarakat, olehnya itu Ada 3 hal yang harus dimiliki sebagai ASN kemenag, utamanya Ka. KUA, dan penyuluh Agama ,yaitu, ASN harus berfikir Agama/pemikir Agama, harus belajar tentang  hal-hal berkaitan dengan agama secara praktis dan tehknis
Ka. Kankemenag tak hentinya Mengingatkan kepada ASN Kemenag, untuk senantiasa belajar dan belajar, agar menjadi ASN memeliki kompetensi utamanya dalam bidang keagmaan, kalau perlu infakkan sebagian penghasilan untuk beli buku, karena kita harus memposisikan diri sebagai pemikir agama, saran H. Syamsuhri
Salah satu prinsip yang  harus dibangun sebagai kepala kantor urusan agama adalah “satu dalam aqidah toleransi dalam pur’iyah”, lanjut ia tekankan dalam forum, jangan ada diantara kita membawa pemahaman turun kemsyarakat, karena kita adalah petugas melayani dan membimbing masyarakat Islam, tegas kepala kantor
Idealnya kata H. Syamsuhri, seluruh fungsi KUA harus memiliki JFU pelaksana pelayanan, satistik, dokumentasi, pelayan pembimbing keluarga sakinah dan pelayan pembimbing ke masjidan, mengingat banyaknya tugas dan fungsi KUA, Maka Ka. KUA harus berfikir secara general berkaitan dengan layanan yang terdapat dalam KUA.
Di akhir kalimat “Jangan pernah berpikirf apa yang dimiliki hari inii tetapi berfikirlah apa belum dimiliki hari ini”, utama yang berkaitan dengan usaha meningkatkan kompetensi,
Sesungguhnya buahnya ilmu bukan pada pretasi, jabatan, kekayaan, tetapi buahnya ilmu ada pada Ahklak, olehnya itu persaingan kita bukan pada hal diatas, tetapi pertarungan kita ada pada nilai, apakah ia berahklak atau tida.
Marilah kita menjaga kantor kemenag sebagaimana kita menjaga rumaqh tangga kita, ucapnya penuh harap