H. Misbahuddin : Letakkan Status Sosial Sebelum Berangkat Haji

Inmas (Mamuju), Pelaksanan Manasik Haji sangat penting dan bermanfaat bagi jamaah calon haji yang mengikutinya dengan baik, disamping dengan penyajian materi, kemudian dengan praktek dilapangan, tentu hal ini sangat membantu para calon haji, karena manasik menyuguhkan materi yang betul-betul akan dilaksanakan di tanah suci nantinya, mulai pemberangkatan sampai pada saat pemulangan dari Saudi Arabia ke Indonesia.
Suguhan materi dilakukan pada kegiatan manasik tingkat Kecamatan dan tingkat Kabupaten yang dilaksanakan oleh kemenag Mamuju, dan berakhir pada hari Kamis 20/7/2017 di masjid Syuhada, penutupan kegiatan tersebut oleh Ka. Kankemenag Mamuju DR. H. Misbahuddin, M.Ag
Imbuh H. Misbahuddin, setelah pelaksanaan mansik,  jamaah harus tetap menambah ilmu pengetahuan, harus belajar dengan baik. karena bukan berarti berakhir manasik kita berhenti untuk belajar, ungkapnya.
Ia juga menyampaikan, jika ingin mendapat  gelar haji yang mabrur, mulai sekarang perbaiki niat, mulai belajar ihklas, bersabar dan suka  membantu orang lain. sebelum berangkat meninggalkan rumah “Letakkan status sosial”, karena membawa status jabatan, kekayaan atau merasa kuat, akan menimbulkan sifat angkuh terhadap sesama jamaah, menurutnya perjalanan haji merupakan rukun Islam yang kelima, yakni ibadah yang merupakan pengabdian yang tinggi terhadap Allah SWT. kata H. Misbah.
Pesan terakhir sebelum menutup acara, ketua kloter, ketua rombongan dan ketua regu, agar senantiasa melakukan koordinasi dengan baik sebelum melakukan sesuatu, adakan rapat untuk memecahkan suatu masalah dan untuk jamaah agar setiap ada masalah harap disampaikan kepada ketua dan jangan mengambil keputusan sendiri, ucapnya penuh harap.
Mamuju, 20/7/2017 (dr/Z4L)