DIKLAT TEKHNIS SUBTANTIF PENYUSUNAN RPP DI WILAYAH KERJA

Inmas Mamuju. Diklat ditempat di wilayah kerja tekhnis substantif penyusunan rencana pembelajaran (RPP) bagi guru agama Madrasah sekab Mamuju sebanyak 40 peserta utusan dari Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah (MTs),Madrasah Ibtidayyah(MI), Madrasah Raudatul Atfal (RA)
Kegiatan ini merupakan kegiatan Balai Diklat Keagmaan Makassar, bekerja sama dengan Kementeria Agama Kab. Mamuju dalam pelaksanaannya dan kepanitiaan diketua oleh Seksi Madrasah H. ABD Majid, S.Ag. berlangsung selama 6 hari, di kantor Kemeterian Agama Kab. Mamuju mulai tanggal 7-12 Oktober2018, kegiatan ini merupakan kegiatan yang pertama kali melibatkan guru Raudatul Atfal (RA). Kegiatan ini dibuka dan ditutup secara resmi oleh Kankemenag Mamuju DR. H. Syamsuhri Halim, M.Pd.
DDTW dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan dan sikap guru madrasah agar dapat melaksanakan tugasnya secara profesional dan kompeten dibidangnya. Ucap salah satu  penyelenggara dari Balai Diklat Keagamaan saat dimintai keterangan.,
Apresiasi dari kepala kantor H. Syamsuhri atas terselenggaranya kegiatan diklat ditempat wilayah kerja, sebagai upayah untuk melakukan pembinaan kepada guru terkait penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, menurutnya kegiatan ini sangat penting dan bermamfaat bagi guru madrasah karena menyangkut kompetensi guru, olehnya itu ia sangat berharap semoga program DDTW tahun mendatang Kemenag Kab. Mamuju tetap mendapat jatah untuk menyelenggarakan kegiatan diklat ditempat kerja, ucap kepala kantor dalam sambutannya
Tambah kepala kantor, sangatlah beruntung bagi guru yang mendapatkan ilmu tentang kompetensi guru sehingga ia lebih berkualitas, dan siswa yang diajar dapat berkualitas pula, olehnya itu apa yang didapat dalam diklat ini harus diwariskan kepada guru yang belum ikut dalam kegiatan ini.  maka dari itu ilmu yang didapat disosialisasikan dan lakukan pelatihan tentang penyusunan RPP , kata H. Syamsuhri
H. Syamsuhri yang dikenal manusia yang penuh program, berharap agar madrasah melakukan kegiatan KKG/MGMP   tiap tahun tanpa menunggu  dana dipa. olehnya itu bangun konsorsium agar ilmu tentang RPP dapat dimiliki oleh seluruh guru MA, MTs, MI dan RA se Kab. Mamuju. ia juga mengajak kepada guru Madrasah agar  tampil lebih tulen dihadapan siswa, yaitu  guru harus memiliki wawasan  dan metode yang baik, agar menjadi idola bagi siswa, karena siswa dengan guru adalah relasi motivasi  bukan relasi ilmu pengetahuan, jadi guru harus tampil sebagai motivator ulung. ungkapnya
Rilis H.Syamsuhri,  berbaga penelitian menyatakan bahwa sumber kecerdasan siswa ada pada motivasi, dan ukuran kecerdasan anak tidak diukur dari kemampuan menghitung atau belajar ilmu eksakta. Sebelum K13,  kecerdasan anak diukur dari kemampuan menyelesaikan eksakta. Sedangkan target dari K13 adalah melakukan perubahan perilaku, olehnya itu cara untuk melakukan perubahan perilaku anak, guru harus memiliki wawasan yang baik.
Dipenghujung kegiatan,  salah satu perwakilan peserta diklat menyampaikan bahwa, sangat bersyukur  dengan hadirnya kegiatan DDWK yang dilaksanakan dikab. Mamuju, karena banyak mendapatkan ilmu pengetahuan yang sangat bermamfaat bagi kami sebagai guru  dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran , ilmu pengetahuan tentang tekhis penyusunan RPP yang sebelumnya kami belum tahu akhirnya menjadi akhirnya tahu.  dan ilmu yang didapat akan diaplikasikan ditempat kerja. Semoga DDWK selalu hadir di Kab. Mamuju. (dear)