Bimtek Communication skills, Penyuluh Agama Islam Kemenag Mamuju

Mamuju (Inmas Kemenag Mamuju).– Sehubungan peningkatan   dan Optimalisasi kompetensi, Tugas dan fungsi Penyuluh Agama Islam (PAI) yang bertugas pada lembaga pemasyarakatan (LAPAS) kabupaten Mamuju,   Melalui Seksi Bimas Islam  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju menggelar Kegiatan bimbingan tekhnis (BIMTEK) communication skills PAI Kabupaten Mamuju, menghadirkan narasumber Al Ustad Nursalim Ismail. Kegiatan dihadiri para Penyuluh Agama Islam fungsional PNS dan Penyululuh Agama Islam Non PNS. Rabu (06/11), bertempat di ruang aula Kemenag Mamuju.

Dalam sambutannya Kasi Bimas Islam H. Usman, didampingi Ketua Pokjaluh KH. Namru Asdar yang juga sekaligus adalah Ketua MUI. Membuka resmi kegiatan Bimtek Communication Skills, dalam hal ini mewakili Kepala Kantor menyampaikan, bahwa Kepala Kantor  Kementerian Agama Kabupaten Mamuju sebenarnya sangat ingin berada di tempat ini bersama kita, namun karena sesuatu hal tidak  dapat hadir berhubung memenuhi instruksi Ka.Kanwil Kemenag, untuk  menghadiri  kegiatan di Kabupaten Mamasa, yang tidak kalah sama pentingnya dengan  kegiatan bimtek ini.

H. Usman mengatakan, Kegiatan Bimtek ini adalah atas ide dan gagasan Bapak Kepala Kantor. Dengan harapan agar para Penyuluh Agama Islam mampu professional dan cakap melaksanakan tugasnya sebagai penyuluh Agama, khususnya penyuluhan terhadap warga binaan pada lapas. untuk diberikan wawasan keagamaan dan metode pembinaan.

 “Lapas merupakan wilayah dakwah yang sangat sensitif, memiliki karakteristik tersendiri dan perlu perlakuan khusus, berbeda dengan wilayah lainnya”. Ungkap H. Usman dalam arahannya

Ia melanjutkan, Olehnya selaku motivator, PAI yang melakukan penyuluhan agama harus memiliki kecerdasan dan skills menghadapi para warga binaan, memahami seluk beluknya dan menguasai metode yang tepat agar tujuan tercapai.

“Penyuluh adalah mata dan telinga yang mewakili Kementerian Agama untuk membimbing  memberikan  penyuluhan Agama terhadap masyarkat, memberikan penerangan dan motivasi akan pelaksanaan program-program pembangunan bangsa dan negara melalui bahasa Agama”. tuturnya

Untuk itu Pihaknya mengharapkan, agar peserta kegiatan dapat mengikuti kegiatan hingga selesai dan menyimak Kiat kiat /masukan serta metode menyangkut penyuluhan yg akan disampaikan narasumber pada materinya. (Zal1/rio/rsy)