Balai Diklat Keagamaan Makassar Mengalumnikan 40 Penyuluh Non PNS DWK Kemenag Mamuju

Mewakili Ka.Kankemenag, Kasi Bimas H. Usman Saat memberikan Sambutan dan Arahannya Tutup Kegiatan Diklat Tekhnis Substansif

Mamuju– (Inmas Kemenag) Diklat Teknis Substantif Penyuluh Agama Islam Non PNS ditutup secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Mamuju di wakili Kasi Bimas Islam H. Usman S.Ag. M.Si, di dampingi panitia Penyelenggara Balai Diklat dan Kemenag Mamuju. 31 Juli 2019 di Aula Kantor Kemenag Mamuju

Dihela Penutupan diklat teknis Substantif, panitia penyelenggara Balai Diklat Ke Agamaan melaporkan 40 perserta yang dinyatakan lulus berdasarkan kualifikasi “Sangat Kompeten, Kompeten dan cukup kompeten”,

3 Penyuluh peserta diklat berhasil raih peringkat I, II & III, yaitu Hendri Gunawan, S.Ud utusan KUA Mamuju sebagai peringkat Pertama (I), Pawellangi raih peringkat Ke II dari KUA Kalukku dan Hasmin, S.Hi peringkat Ke III KUA Kec. Bonehau”.

k

H. Usman mewakili kepala kantor, menyampaikan bahwa ilmu yang diperoleh selama 6 hari cukup maksimal karena telah menerimah ilmu dari nara sumber yang berkompeten. harapan setelah mendapatkan Ilmu diharapkan dapat diaktualisasikan dan implementasikan ditempat tugas masing-masing,

Kata H. Usman “ kelanjutan dari diklat ini Bimas Islam akan lakukan evaluasi secara berkesinambungan dan akan memprogramkan pembinaan baca tulis Al-Qur’an ”. ucapnya

Diakhir pesan penyuluh agama islam harus berinovasi dan banyak bersentuhan dengan masyarakat, “jangan hanya berada dilingkup TPA & dan Majelis Taklim”, karena banyak faham yang menjadi konflik yang muncul dalam masyarakat, oleh itu penyuluh harus membantu pemerintah menyampaikan programnya dalam bahasa agama. Pinta H. Usman penuh harap

Peserta diklat Penyuluh Agama Islam Non PNS merupakan Alumni pertama Balai Diklat Keagamaan Makassar DWK Kemenag Mamuju bagi penyuluh Non PNS, semoga penyuluh agama dapat diikutkan pada diklat selain diklat substantive agar penyuluh lebih professional, jelas kasi Bimas Islam (dr)